Apa Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda?

Haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu. Setiap tahun, jutaan Muslim dari seluruh dunia melakukan perjalanan ke Tanah Suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Namun, ada beberapa jenis haji yang perlu sobat pahami, yaitu haji reguler, haji plus, dan haji furoda. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara ketiga jenis haji ini.

Untuk sahabat yang masih bingung tentang perbedaan antara Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda mari kita simak ulasan berikut.

1. Haji Reguler.

Program Haji Reguler merupakan program haji resmi yang dijalankan langsung oleh pemerintah Indonesia. Sebagian besar kuota haji yang disediakan oleh pemerintah Arab Saudi diperuntukkan bagi jemaah haji program reguler.

Penyelenggaraan Haji Reguler dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU)

Haji reguler, juga dikenal sebagai haji biasa atau haji klasik, adalah jenis haji yang paling umum dilakukan oleh jamaah haji. Dalam haji reguler, jamaah melakukan ibadah haji sesuai dengan tata cara yang ditetapkan oleh pemerintah Saudi Arabia.

Haji reguler dilaksanakan pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan dalam tahun Hijriyah.

Berikut adalah beberapa karakteristik haji reguler:

  • Melakukan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 8 hingga 13.
  • Menunaikan semua rukun haji, seperti thawaf, sa’i, dan wukuf di Arafah.
  • Menginap di kawasan Mina dan Muzdalifah.
  • Membayar biaya haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Menggunakan fasilitas standar yang disediakan oleh pemerintah Saudi Arabia.

Berdasarkan wilayah tempat pendaftaran calon haji, perkiraan masa tunggu untuk haji reguler di Indonesia adalah antara 11 hingga 47 tahun.

Terdapat beberapa perbedaan antara Haji Reguler di antaranya:

  1. Haji Reguler memiliki masa tunggu yang lebih panjang dibandingkan Haji Plus.
  2. Biaya Haji Reguler lebih terjangkau.
  3. Fasilitas yang tersedia pada Haji Reguler cenderung lebih sederhana.
  4. Haji Reguler memiliki durasi lebih lama yakni 40 hari di tanah suci.

2. Haji Plus.

Haji plus, juga dikenal sebagai haji reguler plus, adalah jenis haji yang dilakukan dengan tambahan layanan dan fasilitas yang lebih dari haji reguler. Haji plus biasanya ditawarkan oleh agen travel atau biro perjalanan haji sebagai paket perjalanan yang lebih eksklusif. Paket ini dapat mencakup akomodasi yang lebih baik, makanan yang lebih berkualitas, dan transportasi yang nyaman.

Haji Plus, atau dikenal juga sebagai Haji Khusus, adalah program perjalanan haji yang menggunakan kuota haji dari pemerintah Indonesia, Kuota haji plus berasal dari kuota haji pemerintah Indonesia, namun tidak disubsidi oleh pemerintah. namun dengan biaya yang lebih mahal dibandingkan haji reguler.

Berikut adalah beberapa karakteristik haji plus:

  • Menyediakan paket perjalanan yang lebih eksklusif.
  • Menawarkan akomodasi yang lebih baik dan makanan yang lebih berkualitas.
  • Menggunakan transportasi yang nyaman, seperti pesawat dengan kelas lebih tinggi.
  • Menyediakan pemandu lokal yang berpengalaman.
  • Biaya haji plus biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan haji reguler.

Kelebihan haji plus:

  • Masa tunggu keberangkatan haji plus lebih singkat dibandingkan haji reguler.
  • Fasilitas yang disediakan lebih baik, seperti hotel yang lebih dekat dengan Masjidil Haram, katering yang lebih berkualitas, dan transportasi yang lebih nyaman.
  • Layanan yang lebih eksklusif, seperti pendampingan oleh pembimbing yang lebih berpengalaman dan akses ke tempat-tempat khusus di Tanah Suci.

Manasik tour travel melayani pemberangkatan haji Plus dengan harga terjangkau.

3. Haji Furoda

Haji Furoda, kerap disebut juga Haji Mujamalah, adalah program haji di luar kuota pemerintah Indonesia yang mendapat izin khusus dari Kerajaan Arab Saudi. Program ini memiliki karakteristik dan pertimbangan tersendiri bagi calon jamaah.

Haji furoda, juga dikenal sebagai haji individual, adalah jenis haji yang dilakukan secara mandiri tanpa melalui kelompok atau biro perjalanan haji. Dalam haji furoda, jamaah memiliki kebebasan untuk mengatur sendiri semua persiapan dan rincian perjalanan haji mereka. Jamaah dapat memesan tiket pesawat, akomodasi, dan transportasi secara mandiri.

Pengertian Haji Furoda:

  • Haji Furoda bukan program resmi pemerintah Indonesia, melainkan dikelola langsung oleh otoritas Arab Saudi.
  • Jamaah haji mendapatkan visa mujamalah (visa undangan) langsung dari kedutaan Arab Saudi, sehingga tidak perlu antre masa tunggu Indonesia.
  • Biaya Haji Furoda jauh lebih mahal dibanding haji reguler dan haji plus (ONH Plus) karena tidak mendapat subsidi dan menawarkan fasilitas mewah.

Berikut adalah beberapa karakteristik haji furoda:

  • Dilakukan secara mandiri tanpa bantuan biro perjalanan haji.
  • Jamaah memiliki kebebasan untuk mengatur sendiri semua persiapan perjalanan.
  • Jamaah dapat memesan tiket pesawat, akomodasi, dan transportasi secara mandiri.
  • Biaya haji furoda dapat lebih fleksibel, tergantung pada pilihan akomodasi dan transportasi yang dipilih oleh jamaah.

Keputusan mengikuti Haji Furoda sepenuhnya berada di tangan Anda. Sebaiknya pahami dulu dengan benar kelebihan, kekurangan, regulasi, dan pertimbangan yang ada sebelum memilih program ini.

Kesimpulan

Konsep haji reguler, haji plus, dan haji furoda memiliki definisi yang berbeda.

Haji reguler merujuk pada program haji yang diatur langsung oleh pemerintah Republik Indonesia, di mana mayoritas jemaah haji dalam kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi terlibat dalam program ini.

Sementara haji plus, juga dikenal sebagai haji khusus, adalah program haji resmi yang termasuk dalam kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Indonesia. Namun, haji plus menawarkan fasilitas yang lebih baik serta waktu tunggu yang lebih singkat.

Terakhir, haji furoda merupakan program haji yang menggunakan visa haji furoda atau undangan resmi dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi, di mana kuota untuk program ini diberikan secara khusus oleh pemerintah Arab Saudi.

Praktik haji furoda telah diakui secara legal di Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UUPIHU).

Pilihan jenis haji tergantung pada preferensi dan kemampuan anda. Setiap jenis haji memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, penting bagi jamaah untuk mempertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan jenis haji yang akan mereka pilih.

Untuk menunaikan haji, disarankan untuk melakukan penelitian mendalam dan berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten agar keputusan yang diambil dapat didasarkan pada pemahaman yang baik tentang perbedaan antara haji reguler, haji plus, dan haji furoda

Semoga artikel memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan tersebut. Selamat menunaikan ibadah haji!

Jika anda ingin konsultasi gratis tentang haji dengan kami Anda bisa hubungi kami sekarang juga

Lanjut di chat yuk
1
Butuh bantuan?
Scan the code
Manasik
Assalamualaikum, Selamat datang di Manasik Tour & Travel, ada yang bisa kami bantu? 🙏